08 September 2021   10:49 WIB

Sarasehan Pemberdayaan Potensi Daerah dan Percepatan Moderasi Beragama Untuk Indonesia Tangguh dan Tumbuh

Sarasehan Pemberdayaan Potensi Daerah dan Percepatan Moderasi Beragama Untuk Indonesia Tangguh dan Tumbuh

Sarasehan Pemberdayaan Potensi Daerah dan Percepatan Moderasi Beragama Untuk Indonesia Tangguh dan Tumbuh

Pada hari Rabu, tanggal 8 September 2020 bertempat di IAIN KUDUS diselenggarakan " Sarasehan Pemberdayaan Potensi Daerah dan Percepatan Moderasi Beragama Untuk Indonesia Tangguh dan Tumbuh" Pada kesempatan kali ini Kesbangpol Blora turut hadir Kepala Kantor Kesbangpol Blora Bapak Wahyu Jadmiko,SSTP dan Kasi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bapak Djati Prasetyo,S.Sos,MM. Turut hadir pula ketua FKUB Blora, Bapak Ishad Shofawi. Peserta yang mengikuti acara ini 40 orang, yang terdiri dari unsur Pengurus FKUB prov. Jateng, Pengurus FKUB Kab./Kota Se-Jateng, Pejabat Badan Kesbangpol Prov. Jateng,Pejabat Kantor wilayah Kementerian Agama Prov. Jateng, Pejabat Kesbangpol Kab./Kota Se-Jateng dan Pejabat kantor Kementerian Agama Kab/Kota Se-Jateng.Adapun Narasumber Sarasehan 1.Gubernur Jawa Tengah 2.Kepala Badab Kesbangpol Prov Jateng 3.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov Jateng 4.Ketua/pengurus FKUB Prov Jateng 5.Akademisi 6.Tokoh Agama.

 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) adalah organisasi yang bergerak untuk perdamaian dan fokus pada isu-isu kerukunan. Betapapun hadir segala keterbatasan, tetapi FKUB sesungguhnya adalah lembaga yang sangat penting berperan, terutama dalam memberi masukan kepada pemerintah tentang kondisi kerukunan umat beragama di tengah multikultural.
FKUB sebagai forum yang otoritatif untuk mengupayakan kehidupan keagamaan yang lebih baik, sesungguhnya harus terus melakukan perbaikan, baik soal pengetauan maupun proses-proses advokasi. Meskipun, dari sisi kelembagaan, FKUB masih menyisakan beberapa masalah internal yang bisa menjadi bahan koreksi.
Pertama, karena pengurus FKUB berasal dari berbagai latar belaksang agama, maka keterbukaan dan objektivitas di masing-masing anggotanya mutlak di butuhkan.
Kedua, kelemahan Pengurus FKUB dalam memetakan persoalan yang terjadi di lapangan dan nir prespektif tentang perdamaian, transformasi konfil, HAM, dll.
Ketiga, Optimalisasi kelembagaan.
Oleh karenanya, sikap moderat menjadi hal mutlak yang harus dimiliki oleh siapapun, agar moderasi beragama cepat terwujud di seluruh wilayah jawa Tengah. Dengan demikian, kedamaian dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tidak hanya menjadi cita-cita mulia, akan tetapi nyata dan dinikmati oleh seluruh anak bangsa. Utamanya di wilayah Provinsi Jawa Tengah


Info